Minggu, 01 November 2015

Resume perilaku organisasi

Tugas individu
RESUME PERILAKU ORGANISASI


ERNA NURI WIDIASTUTI
AP 01
1343040001

ADMINISTRASI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2015



Resume perilaku organisasi

1.      Perilaku organisasi adalah sebuah tindakan atau sikap-sikap yang ditimbulkan dalam sebuah organisasi dimana nantinya sikap ini akan berdampak pada respon eksternal untuk menilai bagaimana sebuah organisasi itu berdasarkan tindakan atau sikap yang di ambilnya. Dan mengapa perilaku organisasi ini penting  karena sebuah organisasi merupakan sebuah wadah yang terstruktur sehingga perlu  batasan–batasan berperilaku terhadap seluruh stake holder yang berperan di dalamnya. Model perilaku organisasi ini terbagi atas tiga bagian yaitu  antar individu, kelompok  dan organsasi. Dengan menggunkan model perilaku tersebut kita dapat mengatur ataupun membatasi setiap perilaku yang akan kita lakukan di dalam sebuah organisasi sehingga keselarasan dalam mencapai tujuan itu akan berhasil karena adanya control terhadap individu akan setiap tindakan yang akan diambilnya. Dengan adanya perilaku organisasi, organisasi mampu melihat tantangan dan peluang  yang ada berdasarkan respon balik dari setiap pelayanan yang diberikan organisasi  terhadap pelanggannya. Pelanggan memberikan nilai kepada organisasi terkait denngan pelayanan yang diberikan sehingga perusahaan dapat melihat peluang  ataupun tantangn dari penilaian yang diberika oleh pelanggan jika respon yang diberikan bernilai positif bagaimana organisasi melihat respon itu sebagai peluang. Dan jika respon yang diberikan itu bernilai negative bagaimana organisasi memandang respon itu sebagai tantangan.

2.      Kepribadian adalah  bagaimana seseorang itu tetap konsisten terhadap apa yang dipegangnya, baik itu berupa pemikiran, emosi, dan perilaku yang sesuai dengan karakteristik dari individu  tersebut. Adapun factor-faktor yang dapat memengaruhi kepribadian diantaranya yaitu : keturunan, lingkungan, situasi dan pengalaman hidup di masa lalunya.

3.      Konsep diri adalah membahas tentang apa saya, siapa saya dan bagaimana saya merasa tentang diri saya. Dengan pernyataan ini kita dapat mengetahui bahwa konsep diri adalah pemahaman mengenai diri peribadi. Adapun karakteristik dari konsep diri yakni sebagai berikut, mengetahui identitas diri, dan mengetahui identitas socialnya. Maksudnya adalah ketika kita memahami identitas  personal atau diri sendiri  bahwasanya diriya itu mempunyai sesuatu hal yang berbeda dengan yang lain dan memiliki karakteristik tersendiri ketika ia berhubungan dengan indivdu yang lain. Sedangkan identitas sosialnya ia mengetahui siapa dirinya dengan hubungan yang terjalin didalam sebuah kelompok maupun organisasi.

4.      Niali-nilai terkait dengan bagaimana kita mengikuti struktur organisasi maksudnya ialah ada hal-hal yang kita junjung tinngi baik itu berdasarkan kultur organisasi sehingga personal dalam sebuah organisasi itu tetap bersiteguh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai yang di pegangnya. Ada tiga tipe konflik nilai yaitu : ada nilai konflik yang di timbulkan di dalam individu itu sendiri, ada nilai konflik yang di timbulkan dari sesama individu itu sendiri dan ada nilai konflik yang di timbulkan oleh individu dengan kelopok maupun organisasi .

5.      Sikap adalah kecenderungan seseoarang dalam mengekspresikan suatu hal baik itu dengan cara yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan secara berturut-turut terkait dengan objek tertentu. Ada beberapa komponen sikap diantaranya yaitu komponen afektif , kognitif dan behavior.

6.      Persepsi adalah pandangan, pendapat atau pemikiran dalam merespon balik informasi yang telah diterimanya. Namun dalam persepsipun tak jarang orang melakukan kesalahan dalam persepsinya misal orang ini baru saja bertemu dengan orang lain lantasan dengan hanya melihat dari wajah dan gerak-gerik yang mencurigakan sementara ia mempersepsikan orang tersebut orang yang jahat sehingga persepsi yang dihasilkan dinyatakan salah karena tidak adanya tinjauan lebih lanjut.

7.      Emosi adalah reaksi bagaimana seseorang menngungkapkan atau menyataka perasaan yang dialaminya terhadap suatu kejadian. Ada banyak pemicu timbulnya emosi diantaranya diri sendiri, lingkungan, stress dan lain sebagainya.

8.      Kemampuan adalah bagaimana seseorang dapat menunjukkan kapasitas dirinya terhdap sekitar yang dinyatakan bahwa kapsitas itu selalu melekat dengan dirinya. Ada beberapa macam kemapuan yakni kemampuan intelektual,  kognitif, fisik dan emosional. Adapun dampak yang ditimbulkan dari kemampuan yaitu kemampuan seseorang biasanya akan berdampak pada kinerja yang dilakukan. Contohnya jika seseorag mempunyi kemampuan khusus di bidang teknologi  lalu ia ditempatkan di bidang perindustrian maka akan menimbulkan dampak yang buruk karena adanya ketidak sesuaian antara jenis kemampuan yang dimilikinya dengan jenis pekerjaan yang dilakoninya begitu pula sebaliknya katika ia mampu menyamakan antara kemampuan dan kerjanya maka akan menghasilkan dampak yang baik bagi organisasi maupun dirinya.

9.      Motivasi adalah keinginan untuk bertindak. Maksunya ialah ada dorongn di dalam dirinya dalam melakukan suatu tindakan. Ada beberapa hal yang dapat medorong munculnya motivasi yaitu motivasi dalam berprestasi, maksudnya ada keinginan kuat untuk mencapai sebuah prestasi sehinnga termotivasi dalam pencapaiannya. Motifasi untuk berafiliasi, maksudnya ialah ada dorongan untuk melakukan hubungan dengan orang lain atas dasar sosialnya. Dan motivasi akan kekuasaan, maksudnya ialah ada dorongan untuk memengaruhi seseorang , melakukan pengawasan dan mengubah situasi.

10.  Kepuasan kerja adalah ada kesenangan yang ditimbulkan dari hasil kerja yang telah dilaluinya. Ada beberapa dampak yang ditimbulakan dari ketidak puasan kerja yakni : tidak terpenuhinya hak dari para pekerja, kurangnya motivasi serta adanya pemimpin yang tidak mampu memandang situasional dari bawahannya.

11.  Pembelajaran adalah perubahan yang relative permanen dalam perilaku yan terjadi sebagai hasil pengalaman. Ada beberapa tipe pengetahuan  yakni : sejenis pengetahuan yang mampu kita kembangkan berdasarkan pada suatu kejadian yang kita lihat maupun lalui, dan pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman.

12.  Kelompok kerja adalah kumpulan dari beberapa manusia yang menjalankan atau melaksanakan suatu pekerjaan, serta satu dalam tujuannya dan merasakan diri mereka menjadi sebuah kelompok. Ada dua tipe kelompok yaki : kelompok formal dan informal. Kelompok formal adalah kelompok yang di bangun berdasarkan organisasi sedangkan informal adalah kelompok yang dibangun oleh individu-individu itu sendiri.

13.  Perbedaan kelompok dengan tim kerja adalah berbeda dalam hal pencapaiannya mengapa saya katakan demikian karena kelompok tidak selamanya melakukan kerjasama antara individu satu dengan yang lain sehingga dalam pemenuhannya bisa jadi tidak sejalan akan tertapi kalau tim kerja berbeda karena mereka di dasari dengan sikap fleksibel dan kerja sama antar individu kuat sehinnga lebih memudahkan dalam pencapaian tujuannya.

14.  Kekuasaan, pengaruh dan politik sebelum langsung masuk dalam pembahasan kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu kekuasaan, apa itu pengaruh dan apa itu polotik. Kekuasaan adalah adanya capur tangan langsung dalam menindaki kejadian di sekitar dalam wilayah dan tempat tertentu. Pengaruh adalah ada dampak yang ditimbulkan sehingga mengubah sesuatu hal. Contoh jika pemimpin baik ataupun bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya itu akan mengubah sikap dari bawahan terhadap atasannya begitu pula sebaliknya. Sedagkan politik adalah suatu tindakan diliuar dari kekuasaan individu itu sendiri.

15.  Konflik dan negosiasi. Berbicara mengenai konflik, konflik dapat timbul dimana saja tak terbatas oleh ruang dan waktu baik itu konflik yang terjadi di dalam diri kita sendiri, antar individu maupun kelompok. Sedangakan negosiasi adalah tindakan berdiskusi sebelum menentukan akahir dari sebuah keputusan.

16.  Komunikasi adalah pola hubungan interaksi melaui jalur tatap muka maupun tidak karena berkaitan dengan bagaimana informasi yang ingin kita sampaikan mampu dipahami dengan mudah oleh si lawan bicara atau si penerima sehinnga menimbulkan respon balik dari si pemberi dan penerima pesan.


17.  Kepeminpinan adalah proses dimana seseorang mampu memengaruhi, mengarahkan dan memotvasi seseorang dalam melakukan suatu aktivitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar